|
Ingatkah kita bagaimana perasaan kita waktu kecil ketika bermain? Betapa bergairahnya waktu kita menemukan sesuatu. Bersemangat untuk belajar mengenali bentuk, warna, suara sambil bermain. Begitulah bermain bagi anak dapat membuka pintu pembelajaran. Dan pembelajaran lewat permainan itu tidak perlu rumit. Bisa saja dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita. Untuk itu luangkan waktu sejenak misalnya setiap akhir minggu dengan bermain bersama anak. Ajarkan anak-anak untuk menyentuh beragam obyek di sekitarnya; misalnya merasakan teksturnya; air, plester semen, kayu, plastik, kaca, kertas, kain, kulit, rambut. |
|
Berita selengkapnya
|
|
|
Ada seorang Ibu yang tinggal di Jakarta bercerita bahwa sejak maraknya kasus tawuran pelajar di Jakarta, Beliau mengambil inisiatif untuk mengantar dan menjemput anaknya yang sudah SMU, sebuah kebiasaan yang belum pernah Beliau lakukan sebelumnya. Bagaimana tidak ngeri, kalau pelajar yang tidak ikut-ikutan-pun ikut diserang ? Mengapa para pelajar itu begitu sering tawuran, seakan-akan mereka sudah tidak memiliki akal sehat, dan tidak bisa berpikir mana yang berguna dan mana yang tidak ? Mengapa pula para remaja banyak yang terlibat narkoba dan seks bebas ? Apa yang salah dari semua ini ? |
|
Berita selengkapnya...
|
|
Selama ini banyak orang menganggap bahwa jika seseorang memiliki tingkat kecerdasan intelektual (IQ) yang tinggi, maka orang tersebut memiliki peluang untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di banding orang lain. Pada kenyataannya, ada banyak kasus di mana seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan intelektual yang tinggi tersisih dari orang lain yang tingkat kecerdasan intelektualnya lebih rendah. Ternyata IQ (Intelligence Quotient) yang tinggi tidak menjamin seseorang akan meraih kesuksesan. |
|
Berita selengkapnya...
|
|
|
Kebohongan dan Popularitas |
|
Psikolog dari Universitas Massachusetts, Amerika Serikat, Robert S. Feldman menemukan adanya hubungan antara kebohongan dan popularitas di kalangan pelajar (anak muda). Penelitian yang dilakukan Robert S. Feldman ini dimuat dalam edisi terbaru Journal of Nonverbal Behavior. "Kami menemukan bahwa kebohongan yang dilakukan oleh pelajar sebenarnya menunjukkan bahwa pelajar tersebut memiliki kemampuan kontrol sosial yang tinggi", demikian kata Feldman. |
|
Berita selengkapnya...
|
|
Pendidikan Masih Berjarak dengan Realitas |
Jakarta, Kompas - Pendidikan yang berlangsung di sekolah-sekolah masih berjarak dengan realitas kehidupan yang ada di masyarakat. Padahal, pendidikan mestinya menyiapkan anak-anak menjalani kehidupan dan berkarya di masyarakat. Hal ini diungkapkan Jurgen Zimmer, Presiden dan Pendiri School for Life, serta Helen Morrschel, Koordinator Kepala Sekolah Ciputra Surabaya, dalam Konferensi Guru Indonesia 2007 di Jakarta, Rabu (28/11). Konferensi yang dihadiri sekitar 800 guru itu mengambil tema “Better Community through Better Education” hasil kerja sama Sampoerna Foundation Teacher Institute, Provisi Education, dan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). |
|
Berita Selengkapnya ...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |